BI: Pelemahan Rupiah Normal

Rizkie Fauzian, Jurnalis
Kamis 06 September 2012 12:27 WIB
Ilustrasi. (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) menilai pelemahan nilai tukar tak hanya disebabkan oleh faktor global. Akan tetapi lebih dikarenakan oleh defisitnya current acount (transaksi berjalan) yang tercatat sebesar 3,1 persen dari PDB.

"Saya tidak bisa terlalu detail mengenai level nilai tukar, karena nilai tukar betul-betul ditetapkan di pasar antara suplai dan demand, seiring dengan fundamentalnya," kata Deputi Gubernur Bank Indonesia Hartadi A Sarwono, di Grand Mahakam, Jakarta, Kamis (6/9/2012).

Hartadi menambahkan, fundamental tersebut sangat dekat dengan balance of payment. Adapun balance of payment Indonesia, khususnya current account tercatat mengalami defisit.

"Melemahnya rupiah masih bisa kita anggap normal, maka current account defisit masih bisa diimbangi dengan adanya surplus di capital account, kalau Anda lihat capital account masih bisa tumbuh dengan dibiayai dengan FDI (Foreign Direcy Invesment)," tambahnya.

Pertukaran nilai rupiah pada harian yang sekarang berada pada level Rp9.550. Serta rata-rata sampai year to date (YTD) baru Rp9.250 atau Rp9.270.

"Dengan level seperti itu artinya BI menilai nilai tukar di level Rp9.200 hingga Rp9.400 masih dalam tahap yang realistis, dan untuk 2013, BI akan menjaga nilai tukar di level Rp9.300," kata dia.

(Widi Agustian)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya