Insentif Bagi Industri Pengusung Standar Nasional

Windarto, Jurnalis
Selasa 16 Oktober 2012 18:32 WIB
Ilustrasi. (Foto: Corbis)
Share :

JAKARTA - Produk yang memiliki standar nasional dinilai dapat meningkatkan daya jual dan membuka secara luas akses pasar, baik lokal maupun luar negeri.

"Standarisasi pada produk dapat meningkatkan nilai jual, perluasan pasar sehingga terus berkelanjutan," kata Deputi IV Bidang Koordinasi Industri dan Perdagangan Kementerian Koordinator Perekonomian Edy Putra Irawady saat menjadi panelis dalam Dialog Mitra Standardisasi, di Jakarta, Selasa (16/10/2012).

Menurutnya, produk yang diproduksi sesuai standar nasional juga dapat mengurangi biaya produksi yang tidak dibutuhkan. Maka dari itu, pengembangan produk yang berstandar nasional penting untuk dikembangkan. Apalagi, tambahnya, saat ini konsumen sudah cerdas dan menginginkan produk yang memberikan perlindungan bagi masyarakat dan lingkungan.

"Di Indonesia banyak produk dengan spesifikasi seperti itu dan peluang bagi produsen untuk dikembangkan," ungkapnya.

Tak hanya itu, Edy mengatakan produk berstandar nasional akan mempermudah industri ketika akan mendapatkan insentif dari pemerintah. "Jadi standarisasi produk ini juga bermanfaat bagi pelaku usaha," ujarnya.

Sementara Kepala Pusat Standarisasi Kementerian Perindustrian Tony Sinambela mengatakan selama ini pemerintah mendukung secara penuh pembangunan industri yang berstandar ramah lingkungan. Langkah itu sebagai upaya pemerintah melindungi masyarakat.

"Misalnya kami membuat program industri hijau dengan prinsip 4R, yaitu Reduce, Reuse, Recycle, dan Recovery," jelasnya.

Selama ini, lanjut Tony, sistem produksi memerlukan bahan baku dan mesin yang menghasilkan limbah dan emisi. Menurut dia, diperlukan adanya pengaturan produksi dan peralatan dengan prinsip 4R tersebut.

"Kami juga mengembangkan penggunaan bahan baku dan mesin yang ramah lingkungan, salah satunya dengan restrukturisasi permesinan," paparnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya