JAKARTA - PT Sepatu Bata Tbk (BATA) memperpanjang penghentian produksinya sampai 16 Desember 2012. Pasalnya, keadaan belum kondusif sampai sekarang.
"Kami akan memantau keadaan lebih lanjut dan selama keadaan belum kondusif, pabrik tidak akan dioperasikan," kata Direktur Sepatu Bata Ricardo Lumalessil, dalam laporannya di keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (7/11/2012).
Dia menjelaskan, dengan adanya aksi pendemo yang memblokir akses keluar masuk pabrik Bata, maka Pabrik tidak bisa mengirimkan barang keluar. Dengan mencermati situasi yang demikian, jelas perusahaan dalam keadaan force majeure.
Dengan mempertimbangkan kepentingan semua pihak, maka manajemen Sepatu Bata memutuskan untuk menghentikan kegiatan produksi sementara yang dimulai sejak 18 Oktober 2012.
"Sampai saat ini, manajemen Sepatu Bata masih berusaha untuk berunding dengan pihak FSPMI unit Sepatu Bata untuk mencapai kesepakatan, sehingga pabrik Bata bisa beroperasi kembali. Relokasi bukan pilihan kami," jelas dia.
Namun, faktanya, perusahaan tidak dapat beroperasi karena gangguan dari sekelompok orang yang bukan karyawan. Perseroan menginginkan keadaan Indonesia yang kondusif agar bisa beroperasi kembali dengan tenang dan para pekerja bisa bekerja dengan baik.
(Widi Agustian)