Lhokseumawe Catat Deflasi Tertinggi

Salman Mardira, Jurnalis
Senin 03 Desember 2012 13:53 WIB
Ilustrasi. (Foto: okezone)
Share :

BANDA ACEH - Kota Lhokseumawe dilanda deflasi sebesar 0,88 persen pada November 2012 dan tercatat sebagai yang tertinggi di Pulau Sumatera. Angka deflasi tersebut juga termasuk yang tertinggi kedua secara nasional.

"Deflasi yang terjadi di Kota Lhokseumawe juga sama seperti yang terjadi di Banda Aceh," kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh di Banda Aceh, Senin (3/12/2012).

Penyebabnya adalah penurunan harga barang dan jasa pada kelompok bahan makanan, kelompok sandang, kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga. Sementara harga pada kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau kemudian kelompok kesehatan, kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar menunjukkan inflasi.

"Kelompok transpor, komunikasi dan jasa keungan tidak mengalami perubahan," ujar Suhaimi.

Indeks Harga Konsumen (IHK) di Lhokseumawe pada bulan lalu tercatat 133,09 dari angka 134,39 pada Oktober 2012. Laju inflasi Lhokseumawe sepanjang 2012 sebesar 0,07 persen atau secara year on year (November 2011-November 2012) mencapai 0,22 persen.

Adapun dari 16 kota di Sumatera yang dipantau IHK, Lhokseumawe tercatat mengalami deflasi tertinggi, disusul Banda Aceh yang juga deflasi sebesar 0,82 persen. Secara nasional deflasi Lhokseumawe berada di bawah Manokwari yang tercatat sebagai kota dengan deflasi tertinggi di Indonesia dalam kurun November lalu yaitu sebesar 0,96 persen.

Berdasarkan deflasi yang terjadi di Lhokseumawe dan Banda Aceh, BPS mencatat secara agregat pada November 2012 Provinsi Aceh mengalami deflasi 0,85 persen. Laju inflasi Aceh sepanjang tahun ini -0,28 persen, sedangkan secara year on year sebesar 0,26 persen.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya