Hipmi: Pengusaha-Buruh Harus Cari Win-Win Solution

Gina Nur Maftuhah, Jurnalis
Senin 03 Desember 2012 10:55 WIB
Logo Hipmi
Share :

JAKARTA - Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) meminta masalah buruh segera diselesaikan. Bila tidak, masalah ini bisa menjerumuskan investasi Indonesia.

"Kalau bisa soal perburuan ini jangan lewat 2012. Masuk tahun depan itu, sebaiknya sudah ada solusi buat perburuan," ujar Ketua Hipmi Reza Rajasa, dalam siaran pers, Senin (3/12/2012).

Reza khawatir, soal perburuan akan merusak reputasi Indonesia sebagai tujuan investasi dunia ke depan.

"Saya kira kalau berlarut-larut, masalah buruh ini akan merusak citra kita sebagai salah satu tujuan investasi menjanjikan di dunia," pungkas Reza.

Ada dua faktor yang berpotensi menurunkan daya saing dan iklim investasi di Indonesia. Pertama faktor eksternal karena negara-negara lain sedang melakukan pembenahan dan meningkatkan daya saingnya dengan cepat.

"Relokasi industri ke negara-negara ini bisa berlangsung dengan cepat ketika ada masalah dengan industri kita. Kedua, faktor internal. Misalnya, soal buruh, inefisiensi ekonomi dan birokrasi yang lambat," papar Reza.

Dikatakan Reza, dalam dua tahun ke depan, Hipmi memperkirakan industri nasional bakal minim perhatian. Pasalnya, tahun depan sudah memasuki tahun politik.

"Ini yang kita khawatirkan lagi. Apalagi 2015, kita masuk Asean Economic Community. Pada 2014 ada Pemilu. Ini tahun politik semua. Jadi soal buruh ini harus segera selesai," tandas Reza.

Karena itu, Hipmi berharap agak pengusaha dan buruh duduk bersama dan mencari win-win solution.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya