JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpantau bergerak melemah seiring sentimen negatif global. Hal ini diduga karena investor cenderung mengamankan portofolionya menjelang Natal.
Dalam risetnya, Reliance Securities menyebut, investor cenderung terlihat mengamankan portofolionya menjelang Natal. "Hal ini menyebabkan IHSG bergeral konsolidasi dengan range pergerakan 4.200-4280," ujar Reliance dalam risetnya, Jumat (21/12/2012).
IHSG, pada perdagangan Jumat ini (21/12/2012) melemah 1,56 poin menjadi 4.253,26. LQ45 naik 0,13 poin menjadi 726,49.
Sektor pendukung indeks saham terpantau mixed. Sektor konsumsi melesat 14,63 poin atau 2,3 persen di 4.253,26. Sektor manufaktur juga melemah 6,91 poin di 1.135,36. Sedangkan sektor keuangan turun 0,94 poin ke 545,51.
Indeks Asia terpantau tertekan. Hang Seng melemah 173,06 poin atau 0,76 persen menjadi 22.486,72, Nikkei turun 71,39 poin atau 0,71 persen ke 9.967,94 dan Straits Times jeblok 9,86 poin atau 0,31 persen menjadi 3.165,66.
Nilai transaksi tercatat sebesar Rp1,5 triliun dengan volume 1,2 miliar lembar saham. Sebanyak 84 saham menguat, 114 saham melemah dan 95 saham stagnan.
Saham yang bergerak melemah (top losers) antara lain PT United Tractors Tbk (UNTR) turun Rp350 ke Rp19.300, PT Harum Energy Tbk (HRUM) turun Rp300 ke Rp5.500 dan PT Inovisi Infracom Tbk (INVS) turun Rp250 ke Rp5.950.
Sementara itu, saham yang menguat (top gainers) antara lain PT Indo Tambang Raya Megah Tbk (ITMG) naik Rp1000 ke Rp40.500, PT Semen Gresik Tbk (SMGR) naik Rp850 ke Rp16.600 dan PT Unilever Tbk (UNVR) naik Rp250 ke Rp20.800.