JAKARTA - Perhimpunan Penyuluh Pertanian Indonesia (Perhiptani) mengungkapkan saat ini sudah saatnya meningkatkan sektor pertanian layaknya di era 1984 yang pernah melakukan swasembada pertanian.
"60 persen lebih adalah peran dari penyuluh pertanian sebagaimana diungkap oleh penelitian Bank Dunia. Karena itu apabila pertanian ingin sukses lagi, maka penyuluh pertanian harus digerakkan kembali," tutur Ketua Umum Perhiptani Isran Noor, dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Rabu (20/2/2013).
Isran yang merupakan ketua umum Perhiptani periode 2012-2017 ini berharap, Perhiptani maju dan berkembang serta memberikan karya nyata kepada para petani di lapisan bawah melalui perjuangan agar hidup mereka menjadi lebih baik.
"Perhiptani adalah organisasi dan perhimpunan profesi yang tidak ada kaitannya dengan politik praktis kecuali politik pertanian. Karena itu Perhiptani tidak boleh dimanfaatkan untuk kepentingan partai politik tertentu kecuali untuk pertanian itu sendiri," jelasnya.
Sehingga, tambahnya, hal ini merupakan tanggung jawab dari pemerintah pusat dan daerah yang memiliki kepedulian sangat tinggi kepada penyuluh pertanian. Hal ini sangat terkait dengan rencana surplus pertanian sebesar 10 juta ton yang dicanangkan oleh pemerintah pada 2014 mendatang. Namun kenyataan dilapangan kondisi 85 persen prasarana pertanian hanya 25 persen yang optimal hal ini adalah salah satu kendala yang dihadapi sektor pertanian.
Wakil Menteri Pertanian Rusman Heriyawan pun menyampaikan penting dan strategisnya acara tersebut karena Perhiptani adalah rumah bagi para penyuluh pertanian tempat bertukar pikiran dan informasi serta pengalaman. Dikatakannya lagi, dalam masa transisi pelembagaan organisasi penyuluh pertanian di tingkat pusat dan daerah sedang mencari bentuk yang paling ideal bagi organisasi ini.
Karena itu, menjadi sangat penting apabila ada sinergi dan singkronisasi antara organisasi penyuluh pertanian dengan para kepada daerah agar mendapatkan hasil yang paling optimal. Diungkapkan pula oleh wakil menteri pertanian betapa pentingnya posisi penyuluh pertanian dalam menciptakan keberhasilan program pertanian di Indonesia.
Sekadar informasi, Isran mengungkapkan hal tersebut di saat pengukuhan Kepengurusan Dewan Pimpinan Pusat Perhiptani yang juga dihadiri Wakil Menteri Pertanian Rusman Heriawan. Acara pengukuhan ini juga berbarengan dengan rakernas X Perhiptani dengan tema Peran Perhiptani dalam Mewujudkan Ketahanan dan Kemandirian Pangan.