INDRAMAYU - Peternak unggas di Kabupaten Indramayu kesulitan untuk memenuhi kebutuhan lokal daging unggas. Pasalnya, pasokan daging unggas dari peternak hanya mampu memenuhi kebutuhan lokal sekira 60 persen dan sisanya diperoleh dari unggas luar daerah.
Ketua Forum Pengusaha ternak Unggas Kabupaten Indramayu Warmin Permana mengatakan pasokan daging unggas dari peternak lokal hanya sekira 12 ton per hari. Sementara kebutuhan daging unggas setiap hari sebesar 20 ton.
"Peternak lokal masih kesulitan untuk memenuhi kebutuhan daging. Kebutuhan yang ada dapat tertutupi dari pasokan luar daerah,"katanya, Minggu (21/4/2013)
Warmin menerangkan, populasi unggas di Kabupaten Indramayu tersebar di sejumlah lokasi. Di wilayah Indramayu bagian timur, terdapat di Kecamatan Kedokanbunder, Karangampel dan Krangkeng. Sementara itu di wilayah Indramayu bagian barat terdapat di Kecamatan Kandanghaur, Kroya dan Haurgeulis.
Untuk meningkatkan produksi unggas, Warmin meminta kepada pemerintah daerah untuk memberikan modal usaha agar peternak dapat merambah jaringan bisnis unggas hingga ke pelosok desa.
"Potensi produksi unggas cukup tinggi karena sejumlah kecamatan cukup potensial untuk memenuhi kebutuhan lokal," jelas dia.
Warmin menambahkan, peternak lokal semakin kesulitan memenuhi kebutuhan daging unggas saat lebaran atau tahun baru karena kebutuhannya naik hingga 30 persen dari permintaan pada hari-hari biasanya.
Meski begitu, Kabid Peternakan Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Indramayu Nandang Hidayat memastikan tidak akan terjadi kelangkaan pasokan unggas. Menurutnya, perputaran pasokan unggas dari daerah satu ke daerah lain akan sangat membantu pemenuhan kebutuhan.
"Peternak unggas selalu saling memasok unggas untuk memenuhi permintaan pasar dari daerah satu ke daerah lain. Perputaran pasokan unggas akan membantu pemenuhan kebutuhan pasar,"katanya.
Pasokan unggas luar daerah yang masuk ke kabupaten Indramayu sebagian besar berasal dari Jawa Tengah. Nandang juga menambahkan, dinasnya akan memaksimalkan sentra populasi unggas lokal agar kebutuhan daging unggas untuk pasar lokal bisa sedikit demi sedikit bisa tertutupi.