JAKARTA - PT Indosat Tbk (ISAT) mencatatkan rugi periode berjalan yang dapat didistribusikan kepada pemilik perusahaan sebesar Rp71,15 miliar pada kuartal I-2013. Rugi ini naik sampai 222,7 persen dibandingkan periode perdagangan yang sama tahun sebelumnya, Rp22,6 miliar.
Demikian terungkap dalam laporan keuangan yang dipublikasikan perseroan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat (10/5/2013).
Padahal, jumlah pendapatan perseroan meningkat menjadi Rp5,79 triliun dibandingkan periode sebelumnya Rp4,92 triliun.
Tapi, sejumlah komponen beban juga tampak naik. Beban jasa telekomunikasi naik menjadi Rp2,41 triliun dari sebelumnya Rp1,89 triliun. Beban penyusutan dan amortisasi karyawan juga naik menjadi Rp2,14 triliun dari sebelumnya Rp1,7 triliun.
Alhasil, jumlah beban ini tercatat sebesar Rp5,2 triliun dari sebelumnya Rp4,3 triliun. Akibatnya, laba usaha tergerus menjadi Rp563,28 miliar dari sebelumnya Rp608,32 miliar.
Kas bersih yang digunakan untuk kegiatan pendanaan pun menjadi minus Rp604,95 miliar. Sementara itu, jumlah liabilitas jangka pendek turun menjadi Rp10,46 triliun dari sebelumnya Rp11 triliun. Jumlah aset juga turun menjadi Rp53,8 triliun dari sebelumnya Rp55,2 triliun.
(Widi Agustian)