JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Hatta Rajasa mengakui investasi PT Chevron Geothermal Indonesia terkait eksplorasi kandungan geotermal di Gunung Ciremai, Jawa Barat tidak lebih dari proses eksplorasi biasa.
Dia membantah kabar sebelumnya yang beredar bahwa gunung tersebut telah dibeli perusahaan asal Amerika Serikat (AS) itu. Enggak lah, dia kan cuma pengeboran geotermal, bangun fasilitas untuk pembangkit listrik, bukan membeli gunung," tutur Hatta ketika ditemui di kantornya, Jakarta, Kamis (6/3/2014).
Terkait hal perizinan eksplorasi oleh Chevron, Hatta menjelaskan harus dimintai informasinya langsung ke pemerintah daerah setempat. Menurut dia berdasarkan aturan yang berlaku, tender eksplorasi energi geotermal di lakukan oleh pemerintah daerah.
"Di dalam undang-undang, geotermal yang laksanakan tender itu adalah Pemda. Tanya daerah, itu kewenangan daerah," tukasnya.
Sebelumnya diberitakan, Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan dalam kicauannya menjelaskan hal serupa. Dari seluruh penjelasan berantainya dengan hashtag #HebohCiremai, pria yang akrab disapa Aher itu menjelaskan tujuan ekplorasi geotermal di Gunung Ciremai.
"Geotermal adalah sumber Energi Listrik yang paling ramah lingkungan, energi terbarukan dan sangat diperlukan utk kehidupan. Mengoptimalkan geotermal akan mengurangi ketergantungan kita pada Energi fosil yang tidak terbarukan dan tidak ramah lingkungan," kicau @aheryawan.
(Fakhri Rezy)