Cara Pinjam Uang di Bank untuk Beli Tanah

, Jurnalis
Sabtu 15 Maret 2014 05:16 WIB
Sari Insaniwati, CFP. (Foto: MRE)
Share :

Pertanyaan:

Saya karyawan swasta, berpenghasilan rata-rata Rp10 juta per bulan. Kemarin ditawari tanah atau sawah seharga Rp75 jutaan. Saya berpikiran ambil kredit uang dari bank untuk beli sawah tersebut karena dekat dengan rumah saya.Sedangkan rumah juga belum jadi 100 persen. Apakah langkah saya tersebut sudah benar.Mohon bantuan solusinya.

Salam

RhimasAditya
Tulung Agung. JawaTimur.


Jawaban:


Bapak Rhimas, yang pertama harus dipikirkan adalah apakah dengan berutang tersebut Anda mendapatkan keuntungan dibanding dengan biaya yang harus Anda keluarkan atas utang tersebut? Tidak apa-apa mempunyai utang, selama itu menjadi utang yang produktif, artinya utang untuk membeli kebutuhan produktif atau aset yang nilainya selalu naik.

Sebelum Anda memutuskan untuk membeli, cek terlebih dahulu dua faktor berikut:

1. Faktor lokasi

Apakah lokasinya strategis, apakah sudah tersedia jalan menuju lokasi, bagaimana kondisinya, apakah rawan banjir, apakah akan masuk dalam rencana perluasaan tata kota?

2. Faktor harga

Banyak orang beranggapan bahwa harga tanah selalu naik sehingga kita bisa membeli dengan harga berapa pun dan menunggunya hingga harga naik. Hal tersebut tidak selalu benar, karena ternyata ada lokasi-lokasi tertentu yang mengalami harga mendatar bahkan turun.

Membeli tanah atau properti untuk investasi tentunya memerlukan waktu untuk menjualnya kembali, Anda harus menghitung perkiraan kenaikan harga tanah dalam beberapa tahun ke depan. Kurangi perkiraan keuntungan dengan biaya-biaya yang harus dikeluarkan seperti: biaya pajak (PBB, PPh), biaya balik nama, biaya notaris, dan komisi agen jika menggunakan.

Jika Anda mengetahui nilai tanah berupa sawah itu akan meningkat di masa-masa mendatang, boleh-boleh saja mengambil kredit bank, asalkan cicilan per bulannya tidak lebih dari 30 persen penghasilan. Akan tetapi jika cicilan tersebut dirasakan memberatkan, mengingat Anda masih perlu biaya untuk menyelesaikan rumah, lebih baik ditunda terlebih dahulu untuk menghindarkan Anda terkena masalah karena tidak dapat mencicil pinjaman bank di kemudian hari.

Sari Insaniwati, CFP

MRE Financial & Business Advisory

Mitra Rencana Edukasi, PT I Jl Musi No.33 Cideng Gambir Jakarta Pusat 10150 I T. 021- 385 6722 I mike.sutikno@mre.co.id I  www.mre.co.id I Follow us @mreindonesia

Join  "Dare to Dream Indonesia", our free entry Program Coaching & Business Mentoring.  https://www.facebook.com/pages/Dare-to-Dream-Indonesia/11291371265

Anda memiliki pertanyaan seputar masalah keuangan, kami siap beri solusinya. Kirimkan pertanyaan Anda ke economy@okezone.com, dan redaksi@okezone.com dengan subyek "Konsultasi Ekonomi".

(Widi Agustian)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya