JAKARTA - Lantaran ingin mendapatkan untung yang besar, tidak jarang para pedagang memalsukan produknya. Beberapa produk yang sering dipalsukan, yakni pemutih kulit dan kosmetik.
Rudi Hadisuwarno berpendapat bahwa beredarnya kosmetik ilegal, berhubungan dengan peran penting yang dimiliki Direktorat Jenderal Pengolahan Obat dan Makanan (Dirjen POM).
"Untuk hal ini, peran dari Dirjen POM sebetulnya memang penting sekali, karena fungsi dari direktorat jenderal pengolahan obat dan makanan itu untuk memberikan lisensi terhadap setiap produk yang boleh dijual di Indonesia," ucapnya kala berkunjung ke Okezone akhir pekan kemarin.
Menurutnya, lisensi itu penting karena bisa menunjukkan suatu produk mutunya terjamin atau tidak. "Jadi jangan pernah membeli dan memakai produk yang tidak berlisensi dari Dirjen POM karena kita tidak tahu apa nutrisinya, kualitasnya dan mutunya," ungkapnya.
"Saya beri contoh, seumpama kita memakai shampo, dipakainya kan di rambut dan rambut itu bagian tubuh yang menempel dengan kulit kelapa, kalau kita memakai sampo yang berbahaya nanti kandungannya akan terkena kulit kepala dan bahaya untuk kesehatan," tutur dia.
Dia melanjutkan, sekarang ini memang tengah ramai di pasar kosmetik adalah pemutih kulit. Adapun pemutih kulit yang paling banyak dicari adalah untuk wajah.
"Pemutih wajah yang mengandung merkuri itu memang hasilnya sangat cepat untuk memutihkan wajah, tapi pemakaian jangka panjang akan menyebabkan ginjal, sudah seharusnya kita bisa memilih produk yang aman untuk kita," imbuhnya.
(Martin Bagya Kertiyasa)