JAKARTA - PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) tengah menyelesaikan pabrik Oleochemical. Pabrik tersebut untuk produk home and personal care dan ditargetkan akan commisioning pada akhir tahun 2014.
Pabrik ini berlokasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei di Simalungun, Sumatera Utara (Sumut). Kehadiran Unilever sebagai pionir di KEK Sei Mangkei diharapkan bisa menarik banyak investor untuk menanamkan modal di kawasan tersebut.
Presiden Direktur UNVR Maurits Lalisang memberikan alasan kenapa pihaknya membangun pabrik ini diwilayah Indonesia khususnya di KEK Sei Mangkei. Menurut dia, alasan yang pertama adalah karena masyarakat Indoneia merupakan konsumen utama dari Unilever.
"Sekira 60 persen masyarakat Indonesia konsumen kita, ini bagaimana kita untuk tingkatkan kredibilitas perusahaan," ungkap Maurits usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di Hotel Mulia Senayan, Jakarta, Rabu (4/6/2014).
Maurits menambahkan, apalagi bahan bakunya yang mayoritas minyak kelapa (palm kernel oil) banyak ada di Indonesia, sehingga memudahkan untuk memproduksi barang jadi. Nantinya bahan baku berupa palm kernel oil (PKO) akan dipasok dari pabrik kelapa sawit (PKS) di Sumut.
Namun PKO yang dipasok harus sustanaible, hal tersebut karena pabrik di Sei Mangkei yang dibangun Unilever ini sejak awalnya mengusung produk ramah lingkungan.
"Selain itu akan terserap tenaga kerja lokal sebanyak 260 orang," jelas dia.
Maurits berharap, dengan adanya pembangunan pabrik ini, dapat menghidupi dan mengembangkan wilayah yang masuk sebagai kawasan ekonomi khusus yang sudah ditetapkan oleh pemerintah.
(Rizkie Fauzian)