JAKARTA – PT Batavia Prosperindo Internasional Tbk (BPPI) berencana melakukan diversifikasi usaha ke sektor consumer finance melalui penanaman saham kepada PT Batavia Prosperindo Finance Tbk (BPFI)
"Kami kan sebelumnya cuma ada dua, sekuritas dan manajemen investasi. Jadi kami ingin mengembangkan ke sektor yang lain," tutur Direktur Utama Rudi Setiadi Tjahjono di Gedung BEI, Jakarta, Jumat (31/10/2014).
Skema penanaman saham melalui sistem right issue dari sebelumnya saham senilai 700 juta yang dilepas BPFI. Akhirnya BPPI, memutuskan untuk mengambil 100 juta saham .
"Yang dialihkan untuk consumer finance sebesar Rp36,8 miliar hasil dari IPO kemarin. Sedangkan,masih butuh Rp50 miliar untuk membeli 100 juta dari 700 juta yang dilepas. Kekurangan 13,2 miliar tetap pakai cash sendiri,"paparnya.
Sedangkan, terkait fokus BPPI untuk diversifikasi ke sektor bisnis kendaraan bermotor. Hal tersebut,diberlakukan lantaran melihat potensi pangsa pasar yang cukup bagus.
"Fokusnya ke kendaraan bermotor,karena melihat potensi pasar yang masih cukup bagus," pungkasnya.
Sekedar informasi,sebelumnya BPPI pernah memberikan harga penawaran saham IPO di kisaran Rp 450 hingga Rp500 per lembar saham sehingga dana yang bisa diraih mencapai Rp67,5 miliar hingga Rp75 miliar. Lantaran,menargetkan laba tahun ini,sebesar Rp28 miliar atau turun dari laba 2013 yang Rp32,69 miliar.
(Rizkie Fauzian)