Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Pencatatan Saham Perdana

Saham Batavia Prosperindo Dibuka Naik 45 Poin

Dani Jumadil Akhir , Jurnalis-Selasa, 08 Juli 2014 |09:11 WIB
Saham Batavia Prosperindo Dibuka Naik 45 Poin
Penawaran saham perdana PT Batavia Prosperindo Internasional Tbk (BPII). (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Saham perdana PT Batavia Prosperindo Internasional Tbk (BPII) dibuka menguat 45 poin menjadi Rp545 per saham dari harga yang ditawarkan pada saat pelaksanaan Initial Public Offering (IPO) Rp500. Perusahaan yang bergerak di sektor keuangan dan pengelolaan aset ini, merupakan emiten ke-15 di pasar saham Indonesia.

Saham BPII sempat menyentuh tertinggi di Rp650, dengan level terendah Rp545. Sementara itu jumlah frekuensi yang ditransaksikan sebanyak 33 kali dengan volume sebesar 1.100 lot dan nilai transaksi sebanyak Rp337 juta.

"Dengan diperdagangkannya saham BPII jelang pilpres ini diharapkan menjadi koleksi para investor dan semakin menyemarakkan perdagangan sehingga likuiditas semakin terjaga," ucap Direktur Penilaian Perusahaan BEI, Hoesen di Gedung BEI, Jakarta, Selasa (8/7/2014).

"Kami juga tetap ingatkan setelah menjadi perusahaan terbuka, harus memperhatikan prinsip Good Corporate Governance (GCG)," tambah dia.

Sekadar informasi, Batavia melepas 150 juta saham atau 29,18 persen modal ditempatkan dan disetor penuhnya. Sejumlah 75 juta saham yang akan dilempar ke publik merupakan saham milik PT Malacca Trust Limited dan selebihnya adalah penerbitan saham baru.

Dengan demikian, Batavia akan mendapat dana segar Rp67,5-Rp75 miliar dari IPO ini. Namun, karena separuh saham yang dilepas ke publik merupakan divestasi induk, maka dana tersebut akan diberikan kepada Malacca. Sehingga dana yang tersisa bagi Batavia adalah Rp33,75 miliar sampai Rp37,5 miliar.

Dari dana yang menjadi milik Batavia, 50 persen atau Rp16,87 miliar sampai Rp 18,75 miliar akan dipakai untuk PT Batavia Prosperindo Sekuritas (BPS).

(Martin Bagya Kertiyasa)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement