Direktur J Resources Edi Permadi mengatakan perseroan bakal menghormati keputusan yang diambil dalam rapat tahunan tersebut. Namun, kerja sama tersebut harus dilakukan lantaran area eksplorasi milik perusahaan langsung bersinggungan dengan lahan milik KUD Dharma Tani Marisa.
"Tadi sudah disampaikan itu ultimate decision ada di rapat tadi. Kami ikuti saja. KUD itu harus ikut ke kita dan kita tidak ada KUD itu tidak akan optimal. Ini yang jadi pegangan kami. Maka kami berkesimpulan untuk melakukan kerja sama ini," ucap Edi di Jakarta, Selasa (12/9/2014).
Pendiri dan Pengawas KUD Dharma Tani Marisa Uns Mbuinga mengakui proyek tersebut memang mengalami masalah lantaran adanya dua kepemimpinan dalam KUD tersebut. Untuk itu, masalah tersebut akan diselesaikan dalam keputusan anggota yang akan berlangsung pada Rapat Tahunan Anggota KUD Dharma Tani Marisa pada Januari mendatang.
"Ini kan mau tutup buku akhir tahun. Jadi awal Januari itu kita berlangsung rapat tahunan anggota dan kita selesaikan di situ. Dan keputusan tertinggi ada di situ," paparnya.