Jadi, lanjut dia, di tahun depan akan mengalami kenaikan karena kalau tahun ini sudah diperketat tahun depan akan diperlonggar.
"Tapi kita harus tahu mana yang mana yang bisa dijadikan investasi yang aman yang bukan, Jadi kalau saya lihat tahun depan bisa mengalami peningkatan," imbuh dia.
Menurutnya, keran yang selama ini diperketat, tahun depan akan dilonggarkan. Namun pihaknya belum bisa memastikan seberapa besar kelonggaran yang akan terjadi.
"Kita harus lihat keadaan market, apakah market masih siap untuk menerima, tekanan untuk orang butuh properti masih ada tapi saat ini sudah jenuh dari sisi harganya, tapi kalau bank berani dengan cara kredit jangka panjang di atas 25 tahun mungkin akan meledak lagi," tukas dia.
(Widi Agustian)