Sementara itu, pihak OJK sebagai regulator hanya bersifat mempersiapkan antisipasi pasar terhadap hal-hal yang dapat menyebabkan pasar berpotensi negatif.Guna menghadapi tantangan tahun 2015 mendatang.
"Kalau analis bisa berikan angka namun kalau kita hanya mempersiapkan market. Mudah-mudahan 2015 bisa memberikan sentimen positif karena masalah di tahun 2014 dapat diselesaikan" ujarnya.
Nurhaida menyatakan, pertumbuhan IHSG Indonesia secara regional menempati peringkat kelima setelah Filipina. "Sementara di ASEAN, Indonesia menempati posisi ketiga," ucap dia.
Sementara itu, nilai kapitalisasi pasar Indonesia disebut juga mengalami kenaikan sebesar USD68,75 miliar atau sekira 19,90 persen dari USD345,54 miliar pada tanggal 30 Desember 2013 menjadi USD414,29 miliar pada tanggal 24 Desember 2014.
"Perbandingan nilai kapitalisasi pasar dari beberapa bursa, Indonesia menempati posisi ke enam setelah Thailand dan India," tandasnya.
(Fakhri Rezy)