Akademisi dan praktisi bisnis, Rhenald Khasali, mengatakan bahwa dengan kejadian ini AirAsia patut mewaspadai persaingan para maskapai lain yang juga menerapkan strategi low cost bagi bisnisnya.
"AirAsia tetap memiliki pelanggan yang baik namun, bila dilihat pihak maskapai Citilink yang akan diperbesar oleh Garuda Indonesia dengan disuntikkan modal sekira USD20 juta,” kata dia kala dihubungi Okezone di Jakarta, Kamis (1/1/2015).
“Citilink sudah mulai melangkah dengan mengembangkan armada untuk masuk ke rute daerah-daerah terpencil yang sedang tumbuh," pungkasnya.
Sekedar informasi, pesawat AirAsia untuk penerbangan dari Surabaya menuju Singapura menghilang akibat cuaca buruk. Pesawat yang hilang adalah Airbus A320-200. Usia pesawat ini adalah enam tahun, dan dioperasikan oleh AirAsia.
Sebanyak 155 penumpang hilang. Di mana tiga merupakan warga Korea Selatan, dan satu warga negara Singapura, Inggris, Malaysia dan Prancis.
(Rizkie Fauzian)