Dia menambahkan, pembangunan tersebut sudah sesuai dengan rencana yang dicanangkan sejak 2013-2022. Untuk proyek yang sudah berjalan sendiri baru 3.000 mw.
Tidak hanya itu saja, tahun 2015 ini pihaknya juga mengulirkan dana sebesar Rp50 triliun untuk membangun instalasi listrik, jaringan transmisi dan distribusi di seluruh wilayah Indonesia.
"Belanja modal kami tahun ini mencapai Rp50 triliun, itu perlu dana tambahan lagi dan kami akan cari pendanaan lain" tukasnya.
(Fakhri Rezy)