Penelusuran Okezone, Jakarta, Senin (9/2/2105), Proton merupakan singkatan dari Perusahaan Otomobil Nasional Sdn. Bhd. adalah produsen mobil dari Malaysia yang didirikan pada 1983 atas inisiatif dari Perdana Menteri Malaysia saat itu, Mahathir Mohammad.
Proton menjadi perusahaan produsen mobil yang pertama di Malaysia. Proton awalnya menggunakan teknologi dari perusahaan Jepang, Mitsubishi, namun kini juga telah berhasil mengembangkan teknologinya sendiri.
Berawal pada 1979, Tun Mahathir Mohamad selaku Bapak Modernisasi Malaysia yang kemudian menjadi deputi Perdana Menteri Malaysia, memunculkan ide untuk mendirikan perusahaan perakitan otomotif dan industri manufaktur di Malaysia.
Hal ini dimaksudkan sebagai usaha Tun Mahathir untuk mempercepat kemampuan industrialisasi Malaysia dalam mengimbangi negara-negara maju. Keinginannya mulai terlaksana ketika Kabinet Malaysia menyetujui Proyek Mobil Nasional pada tahun 1982. Proton secara resmi didirikan pada tanggal 7 Mei 1983.
Model pertama diluncurkan secara komersial adalah Proton Saga pada tanggal 9 Juli 1985. Pasar pertama Proton Saga adalah Singapura. Setahun setelah model pertama diluncurkan, pada tahun 1986, Proton telah berhasil meluncurkan 10 ribu buah mobil.
Tahun berikutnya lebih dari 50 ribu unit Proton Saga telah diproduksi dan dijual di Bangladesh, Brunei, Selandia Baru, Malta, Sri Lanka dan Inggris. Pada 1988, Proton memulai debutnya di British International Motorshow, berlangsung dengan sukses dengan meraih tiga penghargaan bergengsi untuk kualitas, coachwork dan ergonomi.
Pada 1996, Proton mencapai produksinya yang kesejuta dan mengakuisisi saham mayoritas dari Grup Lotus. Proton memasuki fase baru, berubah dari perusahaan yang terkait dengan pemerintah menjadi perusahaan publik menyusul pengambilalihan oleh DRB-HICOM Berhad pada tahun 2012.
Di Indonesia mobil Proton diproduksi oleh PT PROTON Edar Indonesia (PEI) yang telah beroperasi sejak 2007. Seri yang dipasarkan di Indonesia, antara lain Savvy, GEN.2 Persona, Gen 2, Wira, Neo, Waja, Saga, Exora, Neo CPS, Saga FL, Persona Elegance, dan Exora Star, Exora Star Supreme, Exora Star Executive, Exora Bold, Exora Prime dan Exora Star FL, Prevé Neo R3, dan Suprima S.
Pada bulan Juni 2014 Proton telah memiliki 16 outlet penjualan dan 26 outlet pelayanan di berbagai wilayah Indonesia.
Berdasarkan data Gaikindo di 2014, penjualan Proton tahun 2014 hanya 523 unit. Model paling laris adalah Exora Star 1.6 transmisi manual dengan capaian 194 unit. Disusul Exora Star transmisi matik dengan angka 142 unit. Tipe ini menjadi tulang punggung penjualan PEI sepanjang tahun lalu.
Model Saga, Waja dan Gen2 Persona malah sama sekali tidak mencatat penjualan. Persona Elegance laku 13 unit, Gen2 terjual 32 unit, Neo 14 unit, Preve 9 unit, dan Suprima 11 unit. Kembali ke Exora, tipe Executive dan Supreme tidak laku terjual, sementara Bold laku 45 unit dan Prime 19 unit.
(Martin Bagya Kertiyasa)