Rupiah Terpuruk Bukan karena George Soros

Kurniasih Miftakhul Jannah, Jurnalis
Rabu 11 Maret 2015 05:35 WIB
Rupiah Terpuruk Bukan karena George Soros (Ilustrasi: Okezone)
Share :

JAKARTA - Akhir-akhir ini nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) terus melemah. Jatuhnya nilai tukar disebut mulai terjadi ketika Investor legendaris George Soros mengunjungi Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.

Seperti diketahui 30 Desember 2014 lalu investor ulung ini menemui Presiden Jokowi untuk membicarakan situasi keuangan global.

Pada Selasa 30 Desember 2014, Rupiah masih bertengger di Rp12.400 per USD. Sementara hari ini, Selasa 10 Desember 2015, Rupiah terpuruk ke level Rp13.100.

"Saya tidak mau berspekulasi soal ini (George Soros). Tapi, saya rasa pelemahan terjadi bukan hanya di Indonesia," ujar Pengamat Ekonomi Universitas Indonesia, Lana Soelistianingsih kepada Okezone, Jumat, Rabu (11/3/2015).

Dia mengatakan bahwa pelemahan bisa ditahan jika Bank Indonesia (BI) melakukan intervensi. "Masih ada potensi melemah, tapi kalau bisa menahan (intervensi) bisa di Rp13.000," tukasnya.

(Fakhri Rezy)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya