JAKARTA - Sumpah jabatan yang menjadi formalitas dalam melantik sejumlah pejabat disinyalir hanya membuat manusia menjadi terkutuk. Sebab, pada kalimat sumpah terdapat beberapa hal yang sejatinya tidak mungkin dapat dipenuhi.
Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian Sofyan Djalil mengatakan, dari dulu ia ingin sekali mengubah kalimat dalam sumpah jabatan. Sebab, sumpah tersebut sangat berat dan sulit dipenuhi.
"Sumpah yang kolektif ini nanti dia terkutuk. Makanya pakai kopiah supaya enggak kena macem-macem," canda Sofyan usai melantik sejumlah eselon I di kantornya, Selasa (14/4/2015).
Ia juga menginginkan nantinya dapat membuat sumpah yang lebih rasional lagi. Sebab, kalimat tersebut terkesan hanya sekedar formalitas.