"Ini sumpahnya pakai nama Tuhan untuk tidak menerima dan memberi hadiah apapun. Padahal korporat itu boleh terima hadiah tapi batasnya tertentu, jadi kan tidak mungkin terpenuhi," kata dia.
Namun, keinginannya mengubah redaksi sumpah tersebut bukan berarti pihaknya membenarkan tindakan korupsi. Hanya saja, Sofyan mengatakan untuk mengubah kalimatnya menjadi lebih rasional.
"Text ini sangat generik. Saya khawatir sumpah ini malah membuat dampak lain. Ya Tuhan Maha Mengetahui kalau Negeri ini terpaksa bersumpah," kata dia.
(Fakhri Rezy)