Purbaya mencontohkan, beberapa proyek infrastruktur yang langsung ditangani oleh Presiden Jokowi adalah pembangunan PLTU Batang 2x1.000 mega watt (mw) yang masih mangkrak. Namun, dalam waktu akan mulai direalisasikan pembangunannya.
"Beliau (Jokowi) turun ke sana, saya dengar sudah bisa dijalankan. Jadi dalam 1-2 bulan ke depan sudah bisa dijalankan. Ini yang dibutuhkan investor. Kalau ekonomi melambat, sudah enggak bisa diapa-apain. Kita harus melihat ke depan," tegasnya.
Menurut Purbaya, respons pelaku pasar dari melambatnya pertumbuhan ekonomi Indonesia tidak terlalu signifikan. "Tapi kalau lihat reaksi pasar hari ini enggak jelek-jelek banget deh. Kita tahu kelemahan ekonomi, ada masalah apa. Dengan strategi pas, tidak usah terlalu takut ekonomi kita jatuh terpuruk," tukasnya.
(Rizkie Fauzian)