"Itu bukan masalah tim ekonomi, tapi itu masalah kebijakan yang kita pilih. Kita melarang ekspor komoditi, nikel, bauksit. Padahal selama ini, (ekspor) itu yang paling banyak," sebutnya.
Kebijakan larangan ekspor mineral mentah, lanjut dia, membuat ekonomi Indonesia lebih lambat. Tapi, masa depan Indonesia akan sangat baik dengan aturan ini.
"Memang sekarang sulit, tapi dua tiga tahun kita lebih bernilai tambah. Itu kan bukan masalah tim ekonomi. Tapi karena kita pilih itu sebagai policy," tukasnya
(Fakhri Rezy)