“Sudah tiga hari ini tidak disetori Elpiji 3 kg, saya juga enggak tahu kenapa alasannya. Padahal, banyak masyarakat yang mau membeli tetapi banyak yang kecele karena stoknya enggak ada,” ujarnya di lokasi.
Sejak kenaikan harga tabung Elpiji 12 kg, menurutnya, banyak masyarakat yang beralih ke gas melon. Dia pun kesulitan menjual tabung Elpiji ukuran 12 Kg.
“Apalagi, kalau tidak beli Elpiji 12 kg, kami tidak diberi Elpiji 3 kg loh. Saya juga bingung kok bisa begitu. Padahal sekarang menjual Elpiji yang besar sangat sulit karena harganya mahal. Sekarang kalau ada yang lebih murah pasti lebih memilih yang subsidi,” katanya.
Sementara, kelangkaan juga terjadi di tingkat pangkalan. Salah satu pengelola pangkalan Elpiji 3 kg yang enggan disebutkan namanya mengaku selalu kehabisan gas melon begitu pasokan dari agen tiba.
“Sudah beberapa hari ini stok Elpiji 3 kg kosong. Mau menambah stok Elpiji juga tidak bisa. Kalau seperti ini kasihan konsumennya, sudah datang jauh-jauh tapi malah kesulitan mendapatkan Elpiji,” ujarnya.
(Rizkie Fauzian)