Salah satu warga Manahan, Banjarsari, Wardani, mengaku kesulitan mendapatkan gas melon selama beberapa hari terakhir. Dia terpaksa inden dengan cara meninggalkan tabung ke pengecer langganan yang ada di sekitar tempat tinggalnya.
“Kalau enggak titip tabung saya bisa tidak kebagian elpiji (gas melon). Soalnya Elpiji 3 kg saat ini lagi sulit dicari. Bahkan, saya beli kemarin harganya sudah Rp20.000 per Kg,” ujarnya di lokasi.
Dia tidak bisa berbuat apa-apa menghadapi masalah tersebut. Sebab, dia juga membutuhkan gas melon itu untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Mau enggak mau harus membeli kan, soalnya hanya ada (gas melon) harga segitu,” katanya.
Sementara, salah satu pengecer di Laweyan, Kumalasari, mengatakan kelangkaan gas melon terjadi sekitar tiga hari yang lalu. Biasanya, setiap hari dia disetori sekitar 19 tabung. Tetapi, dalam beberapa hari terakhir kiosnya belum mendapatkan pasokan dari pangkalan.
Selain itu, pasokan gas melon di kiosnya juga dipangkas menjadi sepuluh tabung saja.