Selain faktor internal, Farial juga tidak mengelak adanya faktor eksternal yang membuat nilai tukar Rupiah terus melemah. Salah satunya yaitu rencana kenaikan suku bunga The Fed dengan data perekonomian AS yang saat ini cukup membaik.
"Sepanjang 4 tahun terakhir rendah, diperkirakan akan dinaikkan level suku bunganya. Di samping itu juga ekonomi di Eropa itu masih belum membaik bahkan krisinya belum selesai," tandas Farial.
Seperti yang diketahui, nilai tukar Rupiah terhadap dolar AS terus mengalami pelemahan selama 2015. Namun, rekor terendah melemahnya Rupiah terjadi pada sore tadi yang tembus hingga Rp13.300 per USD.
(Fakhri Rezy)