Kardaya mencontohkan, PLN waktu lalu menurunkan tarif listrik dengan alasan harga minyak dunia mengalami penurunan.
"Sekarang PLN yang enggak langsung saja bisa turun, Pertamina kok tidak mau nurunin. Kebijakan harga energi itu tidak singkron. Seharusnya BBM sesuai logika harus turun,"turutnya.
Hal tersebut, yang harus dikaji ulang pemerintah dalam melakukan perhitungan agar semua hasilnya relevan dan masuk logika masyarakat.
(Rizkie Fauzian)