NEW YORK - Para miliarder berasal dari Nigeria kini perlahan tersingkir dari daftar orang Afrika terkaya pada tahun ini. Padahal, tahun lalu orang kaya Nigeria sempat menempatkan di banyak posisi. Ini terjadi karena Nigeria yang terkenal dengan negara kaya minyak terkena dampak turunnya harga minyak dunia selama 12 bulan terakhir.
Kini, orang terkaya di benua Afrika kebanyakan berasal dari Afrika Selatan yang menempatkan sebanyak 16 orang dalam daftar 50 orang Afrika terkaya versi Forbes 2015. Sedangkan Nigeria hanya menempatkan 10 orang kayanya dalam daftar tersebut.
Sepertiga pemimpin bisnis terkaya tinggal di Afrika Selatan, termasuk enam dari 23 miliarder Afrika.
Dilansir dari laman Forbes, meskipun Afrika Selatan mendominasi, namun 12 bulan terakhir ternyata belum menjadi nasib baik bagi negara Afrika Selatan (Afsel) sepersen pun. Kekayaan bersih delapan orang Afrika Selatan turun selama 12 bulan terakhir sebanyak USD1 miliar dalam kasus CEO Africa Rainbow Mineral, Patrice Motsepe. Saham perusahaannya turun 59 persen akibat penurunan harga komoditas dan kenaikan biaya tenaga kerja dan listrik.
Akan tetapi di sisi lain, enam orang Afrika Selatan berhasil kembali masuk ke dalam jajaran orang terkaya tahun ini setelah sebelumnya gagal dan kekayaannya jatuh dari USD510 juta pada 2014 hingga menjadi USD330 juta tahun ini. Sementara itu, Afrika Selatan memiliki lima orang lebih dalam daftar tahun ini dibandingkan 2014. Kekayaan bersih gabungan mereka dari USD28,450 miliar hanya USD450 juta lebih tinggi dari nilai bersih kelompok tahun lalu lebih kecil.
Wiese, salah satu dari enam miliarder Afrika Selatan terkaya pada tahun ini. Miliarder Afrika Selatan terkaya (dan orang Afrika terkaya setelah orang Nigeria, Aliko Dangote) adalah mantan chairman DeBeers, Nicky Oppenheimer. Dia memiliki kekayaan meningkat drastis menjadi USD6,6 miliar setelah sebelumnya USD5,1 miliar dalam bentuk kas dia dapatkan ketika dia menjual 40 persen saham miliknya dalam perusahaan permata DeBeers kepada AngoAmerican pada 2012. Wiese menempati posisi nomor 2, diikuti oleh Johann Rupert yang memiliki kekayaan USD6,3 miliar berasal dari perusahaan barang-barang mewahnya bernama Compagnie Financiere Richemont, terkenal dengan merek Cartier dan Montblanc.
Tiga miliarder Afrika Selatan lainnya masing-masing mempunyai kekayaan kurang dari USD2 miliar. Adapun mereka antara lain chairman Naspers, Koos Bekker (USD1,7 miliar), pendiri Aspen Pharmacare, Stephen Saad (USD1,2 miliar), dan Motsepe (USD1,05 miliar).
Ketika tidak ada orang Afrika Selatan baru yang berada di dalam daftar, beberapa nama familiar sudah kembali masuk dalam daftar setelah sempat keluar selama satu atau beberapa tahun. Raymond Ackerman (Pick N Pay), Adrian Gore (Discovery Holdings), dan deputi presiden Cyril Ramaphosa semuanya pada kembali pada daftar setelah setahun hiatus. Dan 3 lainnya belim terlihat sejak 2011: Steinhoff (Jooste), pendiri Capitec Bank dan chairman Michiel Le Roux dan chairman Italtile, Giovanni Ravazzotti.
(Fakhri Rezy)