Rumah Kayu Knock Down Warisan Turun Temurun Ogan Ilir

Antara, Jurnalis
Jum'at 25 Desember 2015 10:46 WIB
Ilustrasi: Shutterstock
Share :

OGAN ILIR - Penjualan rumah kayu bongkar pasang atau "knock down" selama beberapa bulan terakhir masih normal, sehingga usaha ini tetap ditekuni warga Desa Tanjung Batu Seberang, Kecamatan Tanjung Batu, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan.

Rata-rata hampir 60 persen warga Desa Tanjung Batu Seberang menekuni wirausaha pembuatan rumah bongkar pasang (knock down). Tak hanya itu, warga di desa ini punya keahlian turun temurun menjadi tukang kayu.

Sebagian warganya menggantungkan hidupnya sebagai wirausaha pembuat rumah knock down berbahan kayu. Menurut Alimin (65), salah satu wirausaha pembuat rumah knock down di Desa Tanjung Batu Seberang, dia menggeluti usaha pembuatan rumah bongkar pasang selama lebih dari 35 tahun.

“Keahlian bertukang kayu diperoleh secara turun temurun dari Puyang (Nenek moyang-red)," kata Alimin, Jumat (25/12/2015).

Dikatakannya, usaha pembuatan rumah bongkar pasang yang dijalaninya tergantung dari modal sendiri, karena pemerintah setempat belum pernah memberikan bantuan pinjaman lunak untuk menyokong perkembangan usaha ini.

Menurutnya, penjualan rumah kayu knock down per bulan belum bisa dipastikan, ada kalanya dalam sebulan laku dua unit hingga tiga unit dan juga pernah tidak laku sama sekali.

Biasanya pembeli adalah pendatang, dan rumah yang sudah jadi tersebut dibongkar lalu dipindahkan ke tempat alamat pembeli dipasang kembali sampai siap huni sesuai perjanjian sebelum transaksi, katanya.

(Rizkie Fauzian)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya