Berlarutnya Putusan Blok Masela Jadi Sinyal Negatif Investor

Antara, Jurnalis
Senin 11 Januari 2016 10:18 WIB
(Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Berlarutnya keputusan pengembangan Lapangan Abadi di Blok Masela, Maluku menjadi sinyal negatif bagi investor. Kontraktor Blok Masela bisa saja hengkang akibat ketidakpastian ini.

Praktisi senior bisnis hulu migas, John Sadrak Karamoy mengkhawatirkan kemungkinan terburuk bahwa Inpex Corporation dan Royal Dutch Shell akan ‘angkat kaki’ dari proyek Masela jika dipaksakan memakai skema darat.

“Itu artinya bahwa Inpex akan ikut mengirimkan berita (negatif) kepada para investor lain di Indonesia dan calon investor yang akan mau masuk ke Indonesia. Dan tentu saja citra Indonesia akan menjadi sangat buruk di mata investor,” kata John di Jakarta.

Padahal, kata John, Presiden Joko Widodo dalam berbagai forum di dalam dan luar negeri sudah melakukan promosi dengan mengundang investor agar investasi atau sering disebut foreign direct investment (FDI) di Indonesia meningkat.

Cadangan gas yang berukuran 10 TCF di wilayah frontier seperti di Masela merupakan peluang besar untuk Republik mendapatkan sumber devisa, dan untuk kepentingan lokal sebagai bahan baku untuk pembuatan produk petrokimia dan sumber energi seperti listrik dan makin banyak pemakaian gas sebagai bahan bakar akan menyumbang kepada penurunan jumlah gas emisi.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya