JAKARTA - Ketika sosial media Facebook lahir, banyak pihak sudah melihat prospek yang cerah dari perusahaan ini. Alhasil, tawaran untuk membeli Facebook pun berdatangan.
Salah satunya datang dari sosial media lawas, Friendster. Media sosial yang kini sudah menghilang ini sempat mengajukan penawaran untuk membeli Facebook.
Tapi, kesepakatan tersebut tergantung dengan pendanaan Friendster. Tapi, pada akhirnya Facebook menjadi besar dengan jalannya sendiri. Dan niat Friendster ini tidak pernah tercapai. Demikian seperti dikutip 'The Facebook Effect'
Seperti dilansir dari Business Insider, tak hanya Friendster, MySpace juga sempat menawar Facebook. Yakni, sebelum MySpace dijual ke News Corp pada 2005.
CEO Chris DeWolfe menyambangi Mark Zuckerberg untuk menjajaki peluang mengakuisisi Facebook. Mereka pun diterima Mark.
Tapi, alasan Mark menerima mereka adalah karena dirinya dan rekan-rekannya merupakan orang yang memiliki ketertarikan tinggi atas sesuatu, termasuk atas MySpace.
Setengah tahun kemudian, pada Januari 2006, bos digital News Corp Ross Levinsohn menemui Mark dan advisor-nya, Matt Cohler di Los Angeles.
"Ini adalah perbedaan antara perusahaan Los Angeles dan Silicon Valley. Kami membangun ini sampai tuntas, dan pria ini (bos MySpace) tidak mempunyai petunjuk yang cukup," kata Mark.
(Fakhri Rezy)