Fabby menambahkan, terlebih lagi performa Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) belum optimal, sehingga diperlukan percepatan pembangunan pembangkit listrik pada 2016-2017.
"Pembangkit listrik bisa diperbaharui. Hal ini agar bisa dipastikan di 2018 tidak krisis listrik," tegasnya.
Fabby mengatakan, kebutuhan listrik sangat dibutuhkan. Apalagi, tanpa listrik, perekonomian tidak akan tumbuh. Hal ini juga untuk mengantisipasi jika ada rebound pertumbuhan ekonomi dunia.
"Ini untuk antisipasi reboundnya perekonomian. Pasti akan buat kebutuhan listrik naik. Ini waktu untuk up, tapi jangan sampai ngebebanin PLN juga," tukasnya.
(Fakhri Rezy)