Jika Gagal, Menhub Jonan Enggan Ambil Alih Kereta Cepat

Hendra Kusuma, Jurnalis
Selasa 26 Januari 2016 17:05 WIB
Menteri Perhubungan Ignasius Jonan (Foto : Okezone)
Share :

JAKARTA - Menteri Perhubungan (Menhub) Ignasius Jonan menegaskan, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) tidak ingin mengambil alih proyek kereta cepat Jakarta-Bandung jika pembangunannya gagal di tengah jalan.

"Kita tidak mau ambil alih kok," tegas Jonan di Ruang Rapat Komisi V DPR, Jakarta, Selasa (26/1/2016).

Selain itu, Jonan mengatakan, dalam pembangungan proyek kereta cepat Jakarta-Bandung pemerintah juga enggan memberikan ganti rugi kepada para investor yang tergabung dalam proyek kereta cepat, yakni PT Kereta Cepat Indonesia Cina (KCIC) yang merupakan perusahaan gabungan antara perusahaan China dengan empat BUMN, yakni PT Jasa Marga Tbk, PT Wijaya Karya Tbk, PT KAI, dan PTPN VIII.

Kendati demikian, Jonan tidak ingin membahas lebih jauh jika para investor proyek kereta cepat Jakarta-Bandung merugi di tengah jalan. Pasalnya, hal tersebut bukan menjadi tanggung jawab kementerian yang dipimpinnya saat ini.

"Kalau soal melibatkan BUMN itu kan tanyakan ke Menteri BUMN, karena saya itu menteri teknis. Kalau layak tidak layak ditanyakan ke Menteri BUMN," tukas dia.(rai)

(Rani Hardjanti)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya