“Kami optimis ritel pada tahun ini akan terus bertumbuh meskipun dalam depresiasi rupiah pada tahun sebelumnya juga tidak mengalami penurunan,” ujar Alphonzus. Menurut dia, saat perekonomian Indonesia melemah, pasar ritel dapat memanfaatkan keadaan ini untuk menjaring lebih banyak pengunjung yang mulai berhemat tidak melakukan wisata ke luar negeri dan membeli produk luar negeri.
Saat seperti inilah produk lokal harus mulai bergerak meningkatkan kualitas dan pemasarannya. Selanjutnya, Sinar Mas Land akan fokus menggarap AEON Mall di Kota Deltamas, Cikarang Pusat, Bekasi, Jawa Barat. Di tempat terpisah, Blu Plaza Bekasi membidik pasar baru dengan menggandeng komunitas untuk mendongkrak jumlah pengunjung.
Sufala Handri, Marketing Communications Manager Blu Plaza mengatakan, sasaran komunitas sebagai bagian dari strategi mal itu telah dimulai pada November akhir tahun lalu. Strategi itu telah terbukti memberikan dampak peningkatan pengunjung pada akhir tahun lalu sekitar 30% jika dibandingkan periode yang sama pada 2014.
“Selama ini customer kami keluarga muda, tapi pada akhir 2015 kami bekerja sama dengan komunitas-komunitas,” katanya. Dengan bekerja sama dengan komunitas-komunitas itu, nantinya menjadikan Blu Plaza tidak hanya sebagai mal berbelanja, melainkan juga akan menjadi lokasi berkumpulnya komunitas-komunitas.
(Rizkie Fauzian)