Pusat Belanja Baru Kepung Kawasan Penyangga

Koran SINDO, Jurnalis
Rabu 27 Januari 2016 13:39 WIB
Ilustrasi : Reuters
Share :

JAKARTA - Kawasan pinggiran Jakarta seperti Depok, Bogor, Bekasi, dan Tangerang terus menggeliat menjadi kota baru yang memiliki potensi bisnis properti yang cukup tinggi.

Salah satunya dilihat dari pembukaan sejumlah pusat ritel, hiburan, dan belanja baru yang semakin memudahkan penghuni untuk berbelanja memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Salah satu pusat ritel anyar dikembangkan oleh PT Courts Retail Indonesia yang membuka megastore di BSD City dengan luas lahan 22.694 meter persegi yang menjadikannya sebagai megastore Courts terbesar di Asia.

Country CEO PT Courts Retail Indonesia Roy Santoso mengatakan, salah satu alasan pihaknya membuka megastore -nya di BSD City karena pertumbuhan ekonomi dan penduduknya. “Dengan laju pertumbuhan ekonomi sebesar 8,7%, jauh di atas pertumbuhan ekonomi nasional, Tangerang Selatan menjadi salah satu kawasan berkembang dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat.

Menurut data BPS, jumlah penduduk Kota Tangerang Selatan pada 2014 mencapai 1.492.999 jiwa dengan kepadatan penduduk 10.143 jiwa per kilometer persegi,” katanya. Roy mengatakan, pihaknya senang dapat membuka megastore di wilayah tersebut. “Kami senang sekali dan bersyukur dapat membuka megastore kami yang kedua, setelah yang pertama di Kota Harapan Indah, Bekasi, pada Oktober 2014.

Selain itu, kantor Courts telah pindah ke BSD City. Hal ini agar keberadaan kami lebih dekat dengan masyarakat dan konsumen,” katanya. Mengusung reputasi sebagai tujuan one-stop shopping , dia menuturkan, Courts Megastore di BSD City menggandeng berbagai mitra kerja di industri pelayanan gaya hidup, makanan, dan minuman.

Dia menambahkan, di tenant area saat ini baru sekitar 10 persen penyewa, di antaranya food court yang dikelola sendiri oleh Courts, salon, area bermain anak, dan sebagainya. Roy memastikan area ini akan terisi secara berkala hingga pertengahan 2016. “Indonesia merupakan pendorong pertumbuhan bagi Courts.

Sejak pertama kali masuk ke Indonesia pada 2014, kini Courts telah memiliki lima toko yang terdiri atas dua megastore dan tiga toko, serta kami berencana membuka dua belas toko pada 2018. Hal ini membuktikan komitmen Courts dalam melayani kebutuhan masyarakat Indonesia,” katanya.

Sementara itu, Sinar Mas Land merencanakan peresmian mal Q-Big BSD City di Tangerang pada kuartal II/2016. CEO Retail and Hospitality Sinar Mas Land Group Alphonzus Widjaja mengatakan, hingga saat ini pembangunan Q-Big BSD City sudah rampung hingga 70 persen. Pada Februari mendatang pihaknya sudah mulai menyerahkan kepada tenant .

“Butuh waktu empat hingga enam bulan untuk persiapan tenant . Setelah itu akan resmi kami buka dengan waktu perkiraan pada kuartal II/2016,” katanya. Q-Big BSD City, retail complex satu lantai pertama di Indonesia akan menggunakan konsep power center yang menghadirkan sejumlah tenant pilihan.

Pembangunan pusat perbelanjaan bertema modern, green, dan simpel ini didirikan di atas lahan seluas 17,5 hektare. Selain itu memiliki deretan toko-toko utama dengan masingmasing luas sekitar 5.000 hingga 10.000 meter persegi. Kawasan Q-Big BSD City juga mudah diakses karena berada di lokasi strategis, yaitu terletak di Jalan BSD Raya Utama, BSD City, Greenwich Park, The Eminent, NavaPark, serta pusat perkantoran dan retail seperti BSD Green Office Park, Foresta Business Loft hingga Indonesia Convention & Exhibition (ICE).

“Kami optimis ritel pada tahun ini akan terus bertumbuh meskipun dalam depresiasi rupiah pada tahun sebelumnya juga tidak mengalami penurunan,” ujar Alphonzus. Menurut dia, saat perekonomian Indonesia melemah, pasar ritel dapat memanfaatkan keadaan ini untuk menjaring lebih banyak pengunjung yang mulai berhemat tidak melakukan wisata ke luar negeri dan membeli produk luar negeri.

Saat seperti inilah produk lokal harus mulai bergerak meningkatkan kualitas dan pemasarannya. Selanjutnya, Sinar Mas Land akan fokus menggarap AEON Mall di Kota Deltamas, Cikarang Pusat, Bekasi, Jawa Barat. Di tempat terpisah, Blu Plaza Bekasi membidik pasar baru dengan menggandeng komunitas untuk mendongkrak jumlah pengunjung.

Sufala Handri, Marketing Communications Manager Blu Plaza mengatakan, sasaran komunitas sebagai bagian dari strategi mal itu telah dimulai pada November akhir tahun lalu. Strategi itu telah terbukti memberikan dampak peningkatan pengunjung pada akhir tahun lalu sekitar 30% jika dibandingkan periode yang sama pada 2014.

“Selama ini customer kami keluarga muda, tapi pada akhir 2015 kami bekerja sama dengan komunitas-komunitas,” katanya. Dengan bekerja sama dengan komunitas-komunitas itu, nantinya menjadikan Blu Plaza tidak hanya sebagai mal berbelanja, melainkan juga akan menjadi lokasi berkumpulnya komunitas-komunitas.

(Rizkie Fauzian)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya