Menurutnya, harga ikan layur mungkin akan normal pada April-Mei. Saat cuaca buruk di prediksi berakhir. "Nelayan kapal tuna sekarang mancing layur, ikan tuna dan cakalang menurun, tapi layur meningkat,” bebernya.
Pedagang ikan, Kris, mengatakan hampir seluruh harga ikan saat ini pada naik. Bahkan sebagian langka. Seperti halnya ikan etem saat ini harganya Rp20.000per kg dari sebelumnya hanya Rp.15.000per kg. Sedangkan untuk ikan tembang saat ini Rp15.000per kg dari sebelumnya hanya Rp4.000per kg.
"Berbeda dengan ikan lainnya yang mahal akibat langka. Namun ikan layur semakin banyak jumlahnya semakin mahal," paparnya.
Sebab menurutnya, layur itu peminatnya paling banyak dibandingkan jenis ikan lainnya. Meskipun dalam satu kilogram itu hanya dua atau tiga ekor ikan. "Ikan layur itu paling diburu konsumen,"terangnya.
Sementara itu, Nelayan, Samsi, mengatakan, dirinya saat ini lebih memilih menangkap ikan layur daripada tuna atau yang lainnya. Sebab meskipun hasil tangkapan ikan layur tak begitu banyak, namun lebih menguntungkan dan tidak berbahaya dibanding jenis ikan lain. "Modal dengan hasil tangkapan tak begitu merugi jika menangkap ikan layur," pungkasnya.
(Martin Bagya Kertiyasa)