Berdasarkan proyeksi laporan keuangan perseroan untuk periode Oktober-Desember 2015 dan untuk periode yang berakhir 31 Desember 2016-2019 dengan melakukan transaksi, maka diperoleh bahwa laba per saham dan arus kas bersih bila melakukan transaksi lebih tinggi dibanding tidak melakukan transaksi. Sebelumnya, PT Waskita Karya (Persero) Tbk kembali menyuntikkan dana ke anak usahanya yakni PT Waskita Toll Road (WTR) sebesar Rp220 miliar ke WTR.
Disebutkan, dana tersebut akan digunakan WTR untuk membeli sebanyak 60 persen saham di PT Pemalang Batang Tol Road (PBTR)."WTR membeli saham PBTR dari pemegang sahamnya yakni PT Langkag Hutama Perkasa, Countryaside Investment CoRpdan PT Sumber Mitra Jaya," kata Hadi.
Padahal, beberapa waktu lalu perseroan baru saja memberikan dana sebesar Rp16,30 miliar untuk WTR. Dana tersebut untuk menambah modal disetor dan ditempatkan secara tunai oleh Waskita di WTR Direktur Utama PT Waskita Karya Tbk, M Choliq pernah bilang, perseroan akan fokus menjadi investor tol pada 2018 mendatang.
Tak heran, tahun kemarin perseroan begitu agresif memberikan suntikan modal terhadap Waskita Tol Road dan termasuk mengakuisisi ruas tol baru. “Kita lebih memilih menjadi investor tol, ketimbang menjadi kontraktor di 2018,” ungkapnya.
(Martin Bagya Kertiyasa)