JAKARTA – Jika jumlah tagihan membengkak meski Anda jarang menggunakan peralatan elektronik berdaya besar, kemungkinannya adalah karena Anda terlalu sering, atau bahkan jarang mematikan peralatan-peralatan kecil, terutama lampu.
Lampu yang idealnya hanya menyala di malam hari tak jarang menyala 24 jam. Penyebabnya mungkin karena Anda lupa mematikannya, atau bisa juga karena Anda memang membutuhkannya karena ruangan di rumah Anda tak cukup terang meski di siang hari.
Saat ini perumahan-perumahan baru banyak yang menggunakan jendela besar, sekitar 40 persen dari total muka rumah dengan tujuan memaksimalkan masuknya cahaya alami dari matahari. Nah, selain penggunaan jendela besar, Anda juga bisa menerapkan penggunaan skylight pada atap rumah.
Skylight secara harfiah berarti cahaya dari langit. Sesuai dengan namanya, skylight berfungsi mendatangkan cahaya dari langit ke dalam rumah dengan cara membuat semacam jendela di atap rumah.
Skylight sebenarnya bukanlah model arsitektur baru. Desain ini bisa Anda lihat pada bangunan-bangunan kuno peninggalan Romawi kuno. Bangunan yang menggunakan skylight ini bisa dijumpai ketika Anda sedang berjalan-jalan di beberapa negara di Eropa seperti Polandia, Spanyol, Yunani, Italia, dan Prancis.
Selain menambah estetika arsitektur bangunan, skylight juga memiliki tiga kelebihan yang bisa Anda rasakan di rumah: