"Karena itu Pak Jokowi sangat serius soal dweliing time dan ingin diturunkan sekecil-kecilnya," tambahnya.
Menurut Abdulrachim, pengoperasian kereta api Pelabuhan Tanjung Priok ke depannya akan merelai kemacetan yang terjadi di luar pelabuhan. Pasalnya, selama ini barang-barang di pelabuhan yang mau dikirim atau diambil hanya menggunakan truk yang setiap pengoperasiannya sering terjebak macet.
Kemacetan tersebut, sambung Abdulrachim, sangat mempengaruhi waktu bongkar muat di Pelabuhan Tanjung Priok.
"Ini yang akan diatasi oleh kereta api itu. Jadi tidak ada kereta api itu banyak bongkar muat, itu akan menghubungkan ke Cikarang Dry Port, Cikarang ini sekelilingnya kawasan industri selama ini di bawa oleh truk kalau nanti bisa langsung diangkut kereta api masuk ke pelabuhan," tukasnya.(rai)
(Rani Hardjanti)