Sekitar Australia, perusahaan real estat telah mendapatkan manfaat dari peningkatan kuat di pasar perumahan serta tingginya tingkat investasi asing yang mengalir ke properti perkantoran, ritel dan aset industri.
Misalnya pada paruh kedua tahun lalu, Lend Lease mengalami peningkatan 49 persen di perumahan pra-penjualan dan kenaikan 45 persen di hunian perumahan.
Sementara itu, pada sektor properti komersial, aktivitas berjalan panas di tengah permintaan kuat dari para investor luar negeri.
Dalam kurun waktu sembilan bulan pertama tahun lalu misalnya, sekitar aset senilai USD19,5 miliar atau Rp258 triliun telah berpindah tangan, demikian menurut Commonwealth Bank. Sebuah angka yang jauh melebihi rata-rata 10 tahun selama periode yang sama sebesar USD15 miliar atau Rp199 triliun.
(dhe)
(Rani Hardjanti)