JAKARTA - Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suryamin mengungkapkan, saat ini perdagangan Indonesia masih sangat bergantung pada China, baik ekspor maupun impor.
Khususnya untuk impor, hingga saat ini masyarakat Indonesia masih gemar menggunakan barang-barang buatan China. Selain karena kualitasnya yang mulai membaik, perbandingan harga juga menjadi salah satu alasan masyarakat untuk membeli produk China.
Menurut Suryamin, hal ini berdampak pada peningkatan nilai impor Indonesia terhadap China. Khususnya untuk barang-barang elektronik, sektor ini memberikan kontribusi besar terhadap pertumbuhan nilai impor di Indonesia.
[Baca juga: Daftar Barang China yang 'Serang' Indonesia]
"Ya itu alat-alat mesin, peralatan mekanik, mesin-mesin peralatan listrik, dan juga IT. IT yang lebih murah," kata Suryamin usai mengikuti rapat koordinasi di kantor Kementerian Koordinator bidang Perekonomian, Jakarta, Kamis (14/4/2016).