PANGKALPINANG - Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, mendorong perusahaan perkebunan kelapa sawit mengembangkan industri hilir komoditas itu, guna mempercepat pertumbuhan perekonomian daerah itu.
"Kami berharap pengusaha mengembangkan industri hilir komoditas sawit, untuk menjaga stabilitas harga tandan segar sawit petani," kata Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Pemprov Kepulauan Babel, Budiman Ginting di Pangkalpinang, Senin.
Ia menjelaskan saat ini pabrik kelapa sawit bermitra dengan petani sebanyak 15 unit dan belum mengembangkan industri hilir komoditas ekspor tersebut.
"Perkembangan perkebunan sawit ini naik, seiring luas perkebunan sawit dari tahun ke tahun mengalami peningkatan yang cukup signifikan," ujarnya.
Ia mengatakan luas perkebunan sawit milik petani sekitar 61.505 hektare, perusahaan seluas 141.393 hektare.