PALEMBANG - Pemadaman aliran listrik yang sering terjadi belakangan ini memicu kekhawatiran masyarakat. Sekitar 42 hari lagi, umat muslim akan memasuki bulan suci Ramadan dan banyak aktivitas dilakukan di malam hari.
Warga berharap persoalan mendasar tersebut dapat diantisipasi sehingga selama bulan Ramadan benar-benar tidak terjadi pemadaman seperti sebelumnya. Karena jika tidak, pemadaman listrik juga dapat mengganggu persediaan dan distribusi air PDAM, yang masih sangat tergantung dengan ketersediaan aliran listrik.
FA Hidayat (30), warga Jalan Gubernur H Bastari Jakabaring Palembang mengaku sangat mengkhawatirkan pelayanan PLN, karena pemadaman akhir-akhir ini semakin sering.
“PLN tu BUMN sudah bagus mak ini ari, cuman masalah sekarang ngapo nak mati lampu terus. Dak tau ngapo cak itu. Semalem (tadi malam) bae, se Jakabaring anget gelap galo. Ini buktinyo bae, padam cak ini sering di mano-mano,” ujarnya.
(Baca Juga: Krisis Listrik Masih Hantui Jawa dan Bali)
Menyambut bulan puasa ini, warga sangat berharap PLN dapat membuat perecanaan dan stra tegi karena listrik telah menjadi kebutuhan utama.
“Apolagi cuaca Palembang mak ini hari panas bedeng kang, cak mano bulan puaso kagek nak di matike lampu pulok. Payo berejo dari sekarang kalu nak bedandan,” katanya.
Hal senada juga disampaikan Usmani (42), warga jalan Jepang Alang-Alang Lebar, Palembang.
Ia mengaku, layanan PT PLN sudah cukup baik, namun masih harus ditingkatkan, terutama terkait pemadaman yang masih sering terjadi. “Harapan kita sebagai warga tentu tidak terjadi pemadaman listrik, karena semua tahu listrik kebutuhan dasar apalagi dibulan puasa nanti,” harapnya.
Menurut Usman, setiap hari saat ini hampir dipastikan terjadi pemadaman dengan durasi yang bervariasi.
Bahkan yang membuat warga takut, beberapa hari lalu terjadi pemadaman secara mendadak berulang kali dalam waktu yang tidak lama. “Pernah juga listrik ini hidup mati dan hidup lalu mati lagi. Ini kan kalu dibiarkan peralatan elektronik bisa jebol (rusak). Hujan sedikit sudah bermasalah, dan ini terjadi selalu setiap tahun dan berulang–ulang. Kita berharap dan berdoa juga semoga PLN tahun ini dapat mengatasi itu,” imbuhnya.
Anggota DPRD Sumsel Mgs H Syaiful Padli menyatakan, persoalan pemadaman listrik menjadi perhatian pihaknya. Untuk itu, anggota dari Dapil I pun jelas Syaiful, sempat mengunjungi PLN belum lama ini.
“Kita mengharapkan ada peningkatan atau penambahan kapasitas daya listrik untuk wilayah Sumsel terutama Kota Palembang. Apalagi, Sumsel disebut sebagai lumbung energi bahkan sudah mengirim listrik ke luar daerah seperti Jambi seharusnya jangan sering padam,” ujar Anggota Komisi III DPRD Sumsel.