Dia menekankan, PLN harus sesegera mungkin melakukan penambahan daya atau memastikan kecukupan energi listrik bagi daerah. Petugas lapangan, lanjut Syaiful, harus lebih proaktif. Adanya laporan masyarakat ke nomor layanan PLN seharusnya disikapi dengan cepat tanggap dan tepat.
“Peningkatan layanan harus dilakukan terus menerus, apalagi masyarakat pun sudah membayar tarif listrik,” katanya.
Apalagi, Syaiful menambah kan, makin dekatnya bulan suci Ramadan diharapkannya tidak ada pemadaman. Untuk itu, PLN harus sudah siap dengan semuanya.
“Jika memang ada upaya pemeliharaan atau perbaikan ya harus cepat dilakukan, jangan sampai pemadaman terjadi saat bulan suci Ramadan. Kalau ada perbaikan, pemeliharaan dan peningkatan layanan kita dukung itu, segera dilaksanakan,” pungkasnya.
Dihubungi terpisah, Deputi Manajer Hukum dan Humas PT PLN Wilayah Sumatera Selatan Jambi dan Bengkulu (WS2JB), Lilik Hendro Purnomo membantah terjadi pemadaman bergilir. Menurutnya, yang terjadi ini dikarenanya adanya ganggguan.
“Ada gangguan sehingga listrik padam. Namun kita berupaya me lakukan perbaikan gangguan secepat mungkin,” ujarnya tadi malam.
Terkait kekhawatiran sering terjadi pemadaman di bulan Ramadan, sambung Lilik, pihaknya telah melakukan sejumlah langka antisipasi sejak tiga bulan sebelum Ramadan dengan melakukan perbaikan dan pemeliharaan seperti pada gardu induk dan berbagai transmisi.
Di samping itu juga dilakukan berbagai persiapan perbaikan di sejumlah lokasi secepat-secepatnya temporer. Pemeliharaan jaringan ini dilakukan dengan maksud agar keandalan suplai listrik lebih terjamin dan benar-benar optimal.
“Sejak tiga bulan sebelum Ramadan kita sudah memprogramkan pemeliharaan-pemeliharaan. Nah, Ramadan pun sudah tidak lama lagi yakni sekitar 40 hari kedepan. PLN pun siap memberikan pelayanan terbaik dengan berbagai upaya agar tak ada pemadaman listrik pada bulan suci Ramadan,” tegasnya.
Untuk itu, Lilik mengaku, terkait persiapan keandalan layanan di bulan Ramadan, terjadi pemadaman saat ini karena adanya perbaikan atau pemeliharaan.
“Makanya bisa jadi, sebulan atau 40 hari jelang Ramadan ini ada pemadaman listrik untuk pemeliharaan dan perbaikan. Sehingga Ramadan kami harap pun kondisi benar-benar baik dan kondusif dan tak ada pemadaman bergilir,” katanya.
(Dani Jumadil Akhir)