"Tentunya pasti dalam pertemuan dengan pimpinan Jepang ini pasti akan jadi pertanyaan. Walaupun pada 16-17 Mei Presiden juga akan ke Korea dan Rusia," tambahnya.
Mengenai tata ruang pembangunan Pelabuhan Patimban, Pramono menegaskan, sesuai dengan yang disampaikan oleh pemerintah daerah sudah tidak ada masalah yang berarti.
"Karena yang ada hanya perubahan dari pelabuhan regional menjadi pelabuhan utama atau internasional. Itu segera bisa diselesaikan karena itu jadi domain dari pemerintah daerah maupun pemerintah pusat. Sehingga secara prinsip RTRW tidak ada masalah," tukasnya. (dni)
(Rani Hardjanti)