JAKARTA - PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO) mencatatkan laba periode berjalan yang diatribusikan kepada entitas induk sebesar Rp40,51 miliar di kuartal I-2016, atau tumbuh 17,35 persen dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp34,52 miliar.
Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta.
Disebutkan, laba yang meningkat disebabkan raihan pendapatan Siloam yang mencapai Rp1,25 triliun di kuartal I-2016 atau naik 28,41 persen dari pendapatan Rp976,38 miliar di kuartal I tahun sebelumnya. Pendapatan yang tumbuh banyak didorong dari beberapa lini bisnis perseroan. Bisnis rawat inap mencapai Rp773,95 miliar, rawat jalan mencapai Rp479,89 miliar.
Beban pokok pendapatan naik 31,34% menjadi Rp879,25 miliar per Maret 2016, jika dibanding posisi periode yang sama tahun lalu Rp669,43 miliar di kuartal I-2015. Posisi beban keuangan pun naik menjadi Rp15,53 miliar di kuartal I-2016, bila dibanding periode yang sama di 2015 sebesar Rp13,67 miliar.
Beban usaha meningkat menjadi Rp293,35 miliar di kuartal I-2016, dari posisi kuartal I tahun sebelumnya sebesar Rp232,08 miliar. Beban lain-lain menjadi Rp7,33 miliar, atau turun dari posisi Rp10,80 miliar di kuartal I-2015.Hingga kuartal I-2016, posisi aset menjadi Rp3,16 triliun, atau naik tipis dari posisi Rp2,98 triliun. Dengan tingkat liabilias dan ekuitas masing-masing Rp1,37 triliun dan Rp1,78 triliun.
Tahun ini, perseroan siap mengoperasikan tujuh rumah sakit baru. Di awal tahun, SILO telah mengoperasikan satu rumah sakit baru di Labuhan Bajo Nusa tenggara Timur. Disebutkan, ekspansi di Labuhan Bajo ini menjadi rumah sakit ke-21 SILO.
(Dani Jumadil Akhir)