Omzet Pedagang Emas Turun 50 Persen

Agregasi Riau Mandiri, Jurnalis
Kamis 12 Mei 2016 14:44 WIB
ilustrasi (foto: Okezone)
Share :

PEKANBARU - Meski pertumbuhan ekonomi Riau memasuki triwulan II mengarah positif, namun tidak dan merta memberikan dampak positif terhadap penjualan emas. Pasalnya, banyak dari pedagang emas yang mengeluhkan sepi akan pembeli. Sehingga berdampak pada penurunan omset penjualan hingga 50 persen.

Seperti diungkapkan pedagang Toko Emas Gemar Eka, kenaikKan harga emas memberikan dampak terhadap kurangnya daya beli masyarakat. Kondisi ini sudah terjadi hampir 10 hari terakhir, yang mengakibatkan banyak masyarakat menahan diri untuk melakukan pembelian. Apalagi emas dianggap bukanlah barang konsumtif yang harus dimiliki.

"Jumlah pembeli setiap harinya berkurang, serta tidak adanya uang menyebabkan daya beli kurang. Banyak dari mereka masih menahan diri untuk membeli. Kenaikan ini merupakan yang tertinggi sejak awal tahun 2016," ujar Eka, dilansir Riaumandiri, Kamis (12/5/2016).

Menurut Eka, adapun kenaikan harga emas dari sebelumnya Rp520 ribu pergram kini naik menjadi Rp545 ribu pergram. Sementara untuk emas 24 karat, dari harga sebelumnya berkisar diharga Rp1.260.000 naik menjadi Rp1.360.000.

Namun kenaikan harga emas ini tidak sejalan dengan turunnya kurs dollar dibandingkan rupiah, per hari ini (Senin, red) tercatat diposisi Rp13.325 dari sebelumnya Rp13.350.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya